Stop! Ini 4 Kebiasaan Salah Saat Mandi

Stop! Ini 4 Kebiasaan Salah Saat Mandi

Idealnya, mandi bisa membuat kulit lebih segar, mulus, dan bersih. Tapi kadang, kondisi yang diidamkan ini tak kesampaian. Jika seperti itu, jelas ada yang salah dengan cara mandi yang dilakukan. Bukan kulit yang jadi bersih dan sehat, yang ada hasilnya justru bisa sebliknya.

Mandi juga punya aturan, biarpun tak secara spesifik tertulis. Meski mandi itu biasa dilakukan tiap hari, tapi agaknya dilakukan lewat cara yang tak benar. Masalahnya, kebiasaan salah ini seringnya tak disadari siapapun. Kondisi ini, jelas, bisa memicu beragam masalah kulit nantinya.

Baca Juga: Cara Membuat Kamar Mandi Minimalis

Kebiasaan Salah Saat Mandi

#1. Memakai Air Panas

Masih ingat berapa suhu air panas yang dipakai saat mandi terakhir? Bisa jadi ini satu diantara penyebab kenapa kulit yang tadinya lembut berangsur jadi kasar. Air panas bisa memicu flek pada kulit dan membuatnya jadi kering. Jenis gangguan kulit yang tak diinginkan siapapun.

Air panas bisa mengikis lemak kulit dan menghilangkan pelindung alami. Masalah lain yang bisa timbul yaitu aliran darah naik, yang bisa memicu kondisi lain seperti inflamasi, eritema, dan ruam. Suhu 30 derajat sudah ideal untuk menjaga kulit tetap sehat.

#2. Mandi terlalu lama

Mandi yang bersih itu bukan seberapa lama waktu yang dihabiskan, tapi lebih ke teknik membersihkan tubuh. Sebagai gambaran, tubuh punya minyak alami guna melindungi muka kulit. Mandi terlalu lama bisa mengikis minyak sehingga kulit jadi kering.

Kondisi ini bisa memicu kulit memerah juga gatal-gatal. Kurang lebih efeknya sama saat mandi pakai air panas. Baiknya hindari ini, apalagi mandi terlalu lama dengan air panas. Durasi mandi paling optimal yaitu 10 menit, lebih dari itu kulit bisa dapat masalah.

#3. Terlalu banyak memakai sabun cair

Kebiasaan salah saat mandi yang juga sering tak disadari yaitu memakai sabun cair terlalu banyak. Makin banyak sabun cair, itu berarti akan ada lebih banyak lagi senyawa kimia yang terkena kulit. Ini karena sabun cair punya kandungan senyawa kimia aktif.

Awalnya, senyawa ini ditujukan untuk melawan kuman. Tapi justru mengikis lapisan alami pelindung kulit lalu memicu kulit kering dan kasar. Juga, tak dianjurkan untuk menyabun seluruh kulit tiap hari, seperti kaki dan tangan. Cukup sabun ke bagian kulit yang berkeringat.

#4. Terlalu keras saat mengeringkan badan

Karena jam masuk kantor atau jadwal kuliah sudah mepet, proses mengeringkan tubuh dilakukan tanpa aturan. Mengambil handuk, lalu digosok keras ke semua bagian tubuh. Padahal kulit punya tekstur lentur, jadi sebaiknya dilakukan dengan lebih lembut.

Cara yang benar yaitu dengan menempelkan handuk pada tubuh, bukan digosok. Juga, biarkan sedikit, jangan sampai kering betul. Hasilnya bisa jadi lebih baik kalau ditambah sedikit olesan pelembab favorit. Perlakuan ini bisa buat kulit tetap lembut, dan tentu tetap sehat.

Posted by Ria Wijaya

Sarjana Sastra Inggris pengangguran yang suka mengisi waktu luang dengan menulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *