Cara Belajar Hipnotis Dengan Cepat

Cara Belajar Hipnotis Dengan Cepat

Cara belajar yang baik yaitu dengan memadukan teori dan aplikasi, begitu juga belajar hipnotis. Hipnotis bisa dipelajari sendiri tanpa mentor meskipun hasilnya sedikit lama. Cara belajar hipnotis dengan cepat harus dengan mentor, tapi mentor bisa digantikan dengan tutorial yang tepat.

Bimbingan akan mempercepat usaha belajar hipnotis, meski tak selalu. Tapi dengan pembimbing paling tidak hasilnya cepat terlihat. Karena saat mengalami kesalahan maka bisa dikoreksi pembimbing. Hipnotis merupakan bagian ilmu psikologis karena penerapannya berhubungan ke orang.

Belajar hipnotis di akademi memang menjajikan hasil lebih bagus, tapi butuh waktu tentunya. Belajar hipnotis mandiri memang instan, tapi dasar ilmu yang didapat tak akan selengkap ketika di akademik. Ada banyak program belajar hipnotis, tapi harga yang dipatok tak murah untuk sekali pertemuan.

Baca juga: Cara Belajar Hipnotis Sendiri

Cara Belajar Hipnotis Dengan Cepat

1.      Percaya diri

Satu unsur penting yang memegang keberhasilan hipnotis yaitu kepercayaan diri. Tak ada ruang untuk keragu-raguan dalam hipnotis. Kepercayaan diri tinggi sangat membantu dalam memberi suggesti ke obyek hipnotis.

Rasa percaya diri membuat obyek hipnotis merasa terbantu dengan sugesti yang diberi. Sebaliknya, penampilan yang tak meyakinkan justru membuat obyek hipnotis jadi ragu sehingga proses hipnotis tak akan berjalan sempurna, bahkan gagal.

2.      Pahami obyek

Ada istilah obyektifitas yang mengacu kondisi obyek yang akan dihipnotis. Obyektifitas merupakan kadar tinggi rendahnya kondisi obyek saat menerima suggesti yang diberi. Kondisi obyek yang punya obyektifitas tinggi akan mudah disuggesti.

Sebaliknya, obyek yang punya obyektifitas rendah akan skeptis dengan suggesti yang diberi. Hasilnya, hipnotis tak akan berhasil. Untuk meningkatkan obyektifitas yaitu dengan menghilangkan ketakutan dan kekhawatiran obyek ketika akan dihipnotis.

3.      Sugestifitas oybek

Keberhasilan hipnotis bergantung kondisi sugestifitas obyek yang dihipnotis. Untuk mengetahui tingkat sugestifitas obyek, beberapa cara dapat dilakukan. Tes sugestifitas akan memberi gambaran apakah obyek bisa dihipnotis dengan mudah atau susah.

Diantara tes sugestifitas yaitu menyuruh obyek melakukan hand clap test. Obyek diberi perintah untuk menyatukan kedua tangan dan tak dapat dipisah. Jika ini berhasil, maka sugestifitas obyek sangat tinggi sehingga mudah dihipnotis.

4.      Kalimat sugesti

Kata-kata yang digunakan memberi sugesti hendaknya jelas dan lugas. Kalimat sugesti biasanya dilakukan berulang-ulang untuk memecah konsentrasi obyek. Nada suara yang disampaikan ketika memberi suggesti harus datar dan cenderung rendah.

Ritme dalam memberi sugesti juga perlu diperhatikan. Ritme suara harus seimbang dengan kecepatan nafas dari obyek hipnotis. Ini diperlukan agar terjadi keseimbangan. Teknik yang digunakan menghipnotis sangat penting karena bisa mempengaruhi berhasil tidaknya hipnotis.

5.      Kontak fisik

Pemberian sugesti bisa diperkuat dengan kontak fisik. Ini berguna pada obyek dengan tingkat sugestifitas rendah. Sentuhan yang diberi membatu obyek agar pemikirannya terpecah sehingga rasa skeptis hilang sementara waktu.

Kontak fisik harus dilakukan secara lembut seperti mengusap telapak tangan, menepuk bahu, menutup mata obyek, dan lainnya. Tape dengan kalimat sugesti adalah cara belajar hipnotis dengan cepat, karena sugesti dengan kontak fisik sulit dipraktekkan bagi orang baru.

Posted by Ria Wijaya

Sarjana Sastra Inggris pengangguran yang suka mengisi waktu luang dengan menulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *